Thursday, February 17, 2011

Orang Indonesia Perlu Katarsis


Seluruh penduduk Indonesia sepertinya perlu katarsis nih. Lihat saja kekerasan yang akhir-akhir ini terjadi. Ini adalah bentuk penyaluran perasaan tertekan yang selama ini menumpuk. Terapi katarsis mungkin akan membebaskan orang-orang yang selama ini melakukan kekerasan kepada sesamanya yang minoritas.

Katarsis (katharsis Yunani, "pemurnian"), dalam psikologi, istilah pertama diterapkan pada tahun 1895 untuk terapi melepas emosi penyebab ketegangan atau kecemasan. Dalam karya awal mereka pada kasus-kasus histeris, Sigmund Freud dan Josef Breuer menggunakan hipnosis sebagai sarana pengobatan. Dalam hipnosis beberapa pasien mampu berhubungan dan mengalamiulang konflik yang ditekan ke bawah sadar atau emosi-menghasilkan insiden. Membawa pengalaman ini ke permukaan memungkinkan pasien untuk melepaskan ketegangan dan mengurangi gejala penyakit mereka. Freud menyebut "terapi katarsis." Dia kemudian mencapai efek tanpa hipnosis dengan menggunakan asosiasi bebas dengan pasien-pasiennya.

Proses katarsis selalu melibatkan membawa emosi-tertekan ke tingkat sadar. Membicarakan perasaan mengganggu dan peristiwa memberi pertolongan semu, namun katarsis melalui beberapa bentuk terapi dapat mengeliminasi gejala secara tahan lama.