Friday, February 11, 2011

Untungnya Jakarta Macet





Jakarta makin hari makin macet dan membikin frustrasi warganya. Namun, ada satu keuntungan yang menarik menghadapi kemacetan Jakarta ini. Saya tidak berbicara keuntungan yang diperoleh para biro-biro iklan yang memasang panel outdoor ukuran 10x10 meter yang menjadi untung karena waktu tayang menjadi makin lama seiring dengan kecepatan rata-rata kendaraan yang makin rendah.

Saya berbicara tentang kerendahhatian. Makin kinclong kendaraan yang dia pakai makin harus rendah hati di jalan. Mereka harus memberi jalan kepada yang lain yang mengendarai dengan "membabi buta". Jika tidak rendah hati, tentu saja makin frustrasi.

Yang lain, tentu saja kemacetan di Jakarta adalah sarana terbaik untuk melatih kesabaran seseorang. Jika mendatangi sudatu tempat yang secara normal bisa ditempuh dalam waktu 15 menit, jika macet, kita bisa di jalan sampai lebih dari 1 jam (wow).

Sayangnya, latihan-latihan ini tidak berlaku bagi para pejabat yang memakai vooreider he he he. Bagaimana mau sabar dan rendah hati. Vooreider sudah ada di depan membuka jalan serapat apa pun dan dengan risiko apa pun. Jadi, selamat rendah hati dan bersabar. Atau, selamat menjadi pejabat.