Thursday, October 27, 2011

Majalah INSPIRASI November 2011

Telah terbit majalah INSPIRASI INDONESIA November 2011. Majalah Inspirasional, Spiritual dan motivasional. Topik Utama, “Stop Mentalitas Sedang-sedang Saja”: Berani Keluar dari Zona Nyaman. Sebab, Hidup itu bisa indah. Hidup juga bisa susah. Yang pasti hidup selalu berubah. Dunia selalu berubah, kalau kita tidak berubah kita akan punah. Simak selengkapnya di majalah INSPIRASI Indonesia. Masih ingat lagu berjudul Sentuh Hatiku? Menjelang Natal 2007, setiap malam lagu ini mengalun lembut di RCTI karena menjadi soundtrack sinetron Sentuh Hatiku. Ada kisah pilu di balik lagu itu. Simak kesaksian penciptanya dan pengalaman Maria Shandi, sang vokalis, yang melihat banyak orang dipulihkan, disembuhkan karena lagu itu. Bagaimana menyembah Bapa dalam Roh dan Kebenaran? Apakah hal ini juga berarti kalau kita sebenarnya tidak perlu tempat khusus untuk beribadah? Temukan jawabannya di majalah INSPIRASI. Dapatkan majalah INSPIRASI November 2011. Hanya Rp 20.000, di Toko BPK Gunung Mulia dan toko buku kesayangan Anda. Facebook: Inspirasi Indonesia. Twitter: inspirasimagz. Langganan, bebas ongkos kirim dan diskon 15%. Silakan hubungi 0813-991-999-30 atau inspirasi@bpkgm.com. Nyatakan iman melalui perbuatan bagi sesama dan Indonesia. Salam Inspirasi

Sunday, October 9, 2011

Emeritus: Buku Putih Sepuluh Tahun Tak Terucap


Kehidupan pendeta dan keluarganya seperti di rumah kaca. Hampir tiap orang dapat melihat dari luar apa saja tingkah polah mereka. Keluarga pendeta menjadi bahan empuk pergunjingan di antara warga. Hampir tanpa dapat membela diri. Namun, siapa yang dapat mengerti apa yang ada di dalam benak sang pendeta? Tahun 2001, suatu hari di kawasan istora senayan, ada kebaktian semacam kebangunan rohani yang dihadiri tidak kurang dari 10.000 orang. Menurut saksi mata yang hadir di sana, semua tempat duduk penuh sesak. Namun, ada yang tidak lazim dalam kebaktian itu. Itu bukan kebaktian biasa. Ini adalah kebaktian pengutusan salah satu pendeta senior gereja tersebut kepada pelayanan marketplace. Namun, pendeta tersebut bukan melayani kaum pebisnis. Ia diutus untuk menjadi pebisnis itu sendiri. Seorang sumber merasakan atmosfer aneh dalam kebaktian itu. “Bagaimana mungkin pendeta melepaskan diri dari dunia yang “kudus” dan dipuja jemaat, masuk ke dunia asing yang penuh onak dan muslihat?” batinnya. Novel ini memberi penjelasan, ternyata ia dipensiun dini. Atau, seperti diakui si tokoh utama, ia memensiunkan diri. Suatu keadaan yang sangat tidak lazim terjadi dalam gereja-gereja sejenis dengan gereja tersebut. Sebuah keretakan yang dibalut dengan hiasan yang gegap gempita. Novel karya Ita Siregar ini bergerak cepat dengan konsep flash back si tokoh utama disambut flash back lain yang lebih detil. Pembaca tidak dibiarkan satu detik pun mengambil napas dan mencerna kisahnya sampai satu bab itu berakhir. Si tokoh utama mengambil sudut orang pertama dengan tokoh aku, merangkai kisah-kisah flashback seperti menyatukan puzzle. Puncaknya saat ia akhirnya jatuh ke pelukan wanita malam satu ke wanita malam yang lain karena menghadapi frustrasi karena terbelit lingkaran setan pelayanan, komunikasi dengan istri yang dingin, dan idealisme batin dia tentang arti sejati mempersembahkan hidup kepada Tuhan. Dalam novel yang diangkat dari kisah nyata ini, semua isi hati pendeta—yang selama ini hanya dapat diduga-duga, terkuak. Ini semacam pembelaan sunyi sang pendeta terhadap simpangsiur selama ini berita tentang hidupnya. Saya kira juga pembelaan sunyi para pendeta dan keluarganya terhadap tekanan sosial yang berat menimpa mereka. Pendeta juga manusia, punya problema yang sama dengan kita. Punya kesalahan yang sama. Dan, berhak diberi kesempatan kedua, ketiga, keseratus, atau berapa pun. Yang sangat menarik dalam novel ini, terdapat petikan sejarah tahun 70-an saat persekutuan mahasiswa Kristen (PMK) menjamur di berbagai kampus pasca diberlakukannya NKK/BKK (Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan) terkait peristiwa Malari (Malapetaka 15 Januari 1974). Apakah booming PMK-PMK dengan diberlakukannya NKK/BKK ada hubungannya, dapat diperdebatkan. Namun, pentolan-pentolan PMK-PMK ini pasti sekarang sudah menduduki jabatan strategis di berbagai instansi yang mereka pimpin. Termasuk kawan seperjuangan si tokoh utama dalam novel ini. Judul: Emeritus Sub Judul: Memoar Seorang Pendeta Genre: Novel Harga: Rp 55.000,- Penulis: Ita Siregar ISBN: 978-979-687-953-3 Tebal: 322 halaman Berat: 200 gram Ukuran: 11,5 cm x 18 cm

Monday, October 3, 2011

Majalah INSPIRASI Oktober 2011

Telah terbit majalah INSPIRASI INDONESIA Oktober 2011. Majalah Inspirasional, Spiritual dan motivasional. Kali ini, mari kita kembangkan “Kecerdasan Interpersonal.” Apa artinya? Apa pentingnya dalam kehidupan sehari-hari? Simak selengkapnya dalam edisi Oktober ini. Ikuti juga, rahasia Andy F. Noya, pengasuh “Kick Andy” dalam berelasi. Juga, ikuti pendapat Anthony Dio Martin, Indayati Oetomo “John Robert Powers”, dan Imanuel Kristo tentang kecerdasan Interpersonal. Siapa sangka di balik penampilan garang seorang rocker, Piyu adalah family man? Ia juga punya kepekaan hati terhadap getaran suara ilahi. Cita rasa religius itu kadang ia wujudkan dalam lirik dan nada lagu-lagu ciptaannya. Terlebih dari itu, ia bahkan mengaku bahwa sebagian besar lagu yang ia gubah mendapatkan inspirasi dari Alkitab. Tips bagi Anda: Warna rumah Anda berdampak pada suhu dalam rumah. Cara mengatasi pimpinan yang suka menyalahkan. Atasi Darah Tinggi Dengan Olahraga dan Tidur Cukup. Kapan Saat Yang Tepat Menghukum Anak? Dapatkan majalah INSPIRASI Oktober 2011. Hanya Rp 20.000, di Toko BPK Gunung Mulia dan toko buku kesayangan Anda. Facebook: Inspirasi Indonesia. Twitter: inspirasimagz. Langganan, bebas ongkos kirim dan diskon 15%. Silakan hubungi 0813-991-999-30 atau inspirasi@bpkgm.com. Nyatakan iman melalui perbuatan bagi sesama dan Indonesia. Salam Inspirasi