Monday, April 23, 2012

Buku terbaru Andar Ismail: Selamat Berjuang


Judul    :    Selamat Berjuang
Subjudul    :    33 Renungan Perjuangan Hidup
Penulis    :    Andar Ismail
Ukuran    :    14,5 x 21
Halaman    :    140
ISBN    :    978-602-231-023-5
Harga : Rp 24.000,-

Ringkasan Isi Buku:
Buku ini mengingatkan kita bahwa berjuang bukanlah sekadar berusaha, melainkan berusaha sekuat tenaga dan sepenuh hati. Berjuang adalah berupaya melalui banyak kesukaran dan risiko.
Sepanjang waktu kita berjuang untuk sehat-sembuh, berjuang untuk lulus ujian, berjuang untuk mengembangkan diri, berjuang untuk mendapatkan sesuap nasi, berjuang untuk utuh sebagai suami-istri, berjuang untuk iman, dan lain sebagainya.
Kita berjuang melalui duka derita. Kepejuangan kita justru teruji saat duka derita melanda, saat rintangan menghambat, dan saat putus asa membayang.
Buku ini mengajak kita mencari pegangan dalam perjuangan. Kita tidaklah berjuang seorang diri, melainkan Tuhan Allah juga berjuang untuk kita. Ternyata hidup ini bukan hanya perjuangan kita, melainkan juga perjuangan Tuhan. Oleh sebab itu, kita harus terus berjuang. Berjuang bersama-sama Kristus.


Sepanjang jalan kita berjuang. Berjuang untuk sesuap nasi, untuk mengembang¬kan diri, untuk menjalani terapi, untuk sehat serasi, untuk hak asasi, untuk mengikut Kristus Sang Rabi sekaligus Sang Abdi, untuk tetap utuh sebagai suami-istri dan juga sebagai warga republik ini.
Seperti ikan salmon berjuang melawan arus dan melompati riam, begitulah kita berjuang sekuat tenaga mengatasi segala rintangan dan berbagai rawan-ancam.
Buku Seri Selamat ke-23 ini mengajak kita berjuang di belakang Kristus yang memperjuangkan kita, yang berjuang dengan kita, bahkan berjuang untuk kita.


Banyak hal dalam kehidupan orang percaya perlu dijelaskan. Bukan karena kita mau pintar, tetapi iman itu menginginkan dijelaskan. Credo ut intelligam. Aku percaya supaya mengerti.
Oleh sebab itu, kita menghargai tulisan Andar Ismail. Terlebih lagi karena ia mampu menulis dengan jelas dan sederhana untuk dimengerti orang banyak.
Ada banyak sekali perkara dalam kehidupan di gereja dan di luar gereja yang keliru dan tidak tepat, sehingga perlu diangkat ke permukaan. Untuk itu kita mensyukuri Seri Selamat tulisan Andar.
– Liem Khiem Yang
Guru Besar Perjanjian Baru dan
Ketua Umum Lembaga Alkitab Indonesia