Wednesday, May 30, 2012

Stand by Me

 Lagu Stand by Me dinyanyikan kelompok koor.



Setidaknya ada 400 versi rekaman lagu yang dipopulerkan Ben E King ini.Lagu yang diispirasi dari Mazmur 46:2,3 ini memang benar-benar bikin air mata meleleh.

Tuesday, May 29, 2012

Alvin and the Chipmunks: Chipwrecked


Miktam Lilo Radityo, 5 tahun, Sabtu lalu kami ajak ke Gramedia Matraman. Di lantai 2, matanya tertambat dengan video Alvin and the Chipmunks: Chipwrecked. Film musikal ini ternyata membuatnya asyik bergoyang-goyang. Padahal, tokoh Alvin and Chipmunks berumur lebih dari 50 tahun. Seperti James Bond ya?

Sayang ya, kami tidak mengajaknya nonton sewaktu diputer di bioskop akhir tahun kemarin. Mungkin karena masih di Solo (di Solo ada banyak yang lebih menarik daripada nonton—yaitu tidur he he he).

Kisahnya begini. Kalau sudah berkumpul, The Chipmunks memang jadi susah diatur. Biasanya memang tak terjadi sesuatu yang terlalu mengkhawatirkan tapi kali ini berbeda. Mereka terdampar di pulau terasing!

Saat itu Alvin Seville (Justin Long), Simon Seville (Matthew Gray Gubler), dan Theodore Seville (Jesse McCartney) yang tergabung dalam The Chipmunks diajak berlibur oleh David Seville (Jason Lee). Hanya berempat? Tidak karena kali ini Brittany (Christina Applegate), Jeanette (Anna Faris), dan Eleanor (Amy Poehler) yang tergabung dalam The Chipettes juga ikut.


Akhirnya kami beli DVD-nya deh. Nonton bareng-bareng di rumah.
Favoritku adalah lagu Born This Way-nya Lady Gaga yang dinyanyikan para chipmunk.

Friday, May 25, 2012

Tuesday, May 22, 2012

Scarlett Johansson dan Sepatunya


Scarlett Johansson telah membuat kagum penonton dengan perannya dalam film seperti 'Girl with a Pearl Earring' dan 'Lost in Translation'. Juga, perannya sebagai Black Widow dalam The Avengers baru-baru ini. Namun, meski ia kelihatan glamour, Johansson punya prioritas lebih tinggi melebihi penampilannya.

Ia telah menjadi duta Oxfam—LSM internasional yang fokus mengentaskan masalah kelaparan—sejak 2004, dan baru-baru ini menciptakan jurnal video dari kunjungannya ke Kenya dengan Oxfam. Pada 2007 ia memilih tidak hadir di pesta penghargaan Oscar demi ke India dan Sri Lanka sebagai bagian dari proyek Oxfam. Selama 10-hari perjalanannya ia mengunjungi sebuah sekolah yang didanai Oxfam di Uttar Pradesh, terlibat dalam proyek-proyek kesehatan. Ia melakukan perjalanan ke Sri Lanka mengawasi proyek rekonstruksi pasca-tsunami 2004.

Scarlett menemukan bahwa beramal sangat bermanfaat. Kepada USA Today, ia mengungkapkan: "Itu bagus untuk merasa menjadi bagian dari masyarakat. Tentu kesombongan Anda adalah hal terakhir di pikiran Anda ketika Anda bepergian di tempat seperti ini. "

Dia menambahkan: "Sungguh menakjubkan pulang ketika kamu melihat orang hidup dalam kemiskinan. Di satu sisi Anda berpikir, kehidupan selebriti saya begitu nyata, tapi pekerjaan saya dan membantu saya membawa kesadaran untuk Oxfam. "

Johansson mengunjungi Rwanda pada bulan September 2008, untuk meningkatkan kesadaran penderita AIDS di negara-negara Afrika. Dia menghabiskan empat hari mengunjungi klinik AIDS bersama pekerja amal RED. "Penting bagi saya untuk ke sini dan melihat masalah yang kita hadapi, langsung. Saya datang ke sini dengan pikiran terbuka, ingin mendengar, memahami dan belajar.”

Dan, Scarlett adalah pendukung setia Soles4Souls. Ia telah menyumbangkan 2.000 pasang sepatu baru di masa lalu. Dia mengatakan, "Jika tidak dapat menggali lebih dalam saku Anda, galilah lemari Anda! Amerika dapat membuat perbedaan besar dengan Soles4Souls dengan menyumbang sepatu. Tiap 13 detik, Souls4Soles memberi sepasang sepatu di lebih dari 120 negara. Dan, lebih dari 55 persen disumbangkan ke sesama warga Amerika. " Scarlett Johansson tidak hanya sangat cantik dan seksi, juga aktris berbakat. Namun, lebih dari semua itu, ia panutan untuk semua orang untuk kemurahhatiannya. (BPL- looktothestars.org)

Monday, May 21, 2012

Saudaraku di Serambi Iman


Ini adalah buku kedua dari penulis sama, yang diterbitkan oleh BPK Gunung
Mulia. Buku pertama, Perjumpaan di Serambi Iman, mengupas tema mengenai
perjumpaan [para pemeluk] agama-agama, terutama mengupas bagaimana
mereka berhadapan dengan fakta pluralitas. Sementara itu, buku Saudaraku
di Serambi Iman ini secara khusus berfokus pada agama Islam secara khusus.
Para pembaca—diandaikan sebagai orang Kristen—diajak untuk memahami
lebih dalam iman sesama mereka, yaitu kaum Muslim. Buku ini, intinya,
memperkenalkan agama Islam dan mengundang orang Kristen untuk
menghormatinya.
Selain itu, penulis juga yakin bahwa mempelajari agama orang lain
justru dapat membuat kita dapat lebih mendalami agama sendiri. Seperti
dikatakannya:
Melalui upaya kita yang tulus untuk mengenal ajaran agama sesama kita, kita
mendapat tantangan dan kesempatan yang sangat berharga untuk semakin
memperdalam ajaran agama kita sendiri, yang dengannya kita semakin
manusiawi dalam perilaku hidup kebersamaan kita dengan semua orang dari
latar belakang agama mana pun. Dengan kata lain, orang yang mengetahui dan
mengenal ajaran agamanya dengan baik, akan terdorong pula untuk
mengetahui dan mengenal dengan tulus ajaran agama sesamanya.
Bahan-bahan yang disajikan dalam buku ini dimaksudkan bagi para pemula
yang hendak mempelajari pokok-pokok ajaran Islam. Para pemula tersebut
antara lain para mahasiswa non-Muslim, yang diharuskan secara kurikuler
untuk mempelajari agama Islam. Selain para mahasiswa, para pemula
dimaksud adalah kaum awam, baik warga gereja maupun masyarakat luas
pada umumnya, yang berkeinginan memiliki pengetahuan awal mengenai
pokok-pokok ajaran Islam.
Khusus bagi para mahasiswa, penulis memperoleh kesan bahwa para
mahasiswa non-Muslim mempunyai kendala teknis dalam mempelajari pokokpokok
ajaran Islam dari buku-buku yang ditulis para teolog Muslim. Terdapat
sekian banyak istilah teknis yang kurang dikenal secara luas oleh kalangan
4
non-Muslim. Misi yang diemban buku ini adalah berupaya memperkenalkan
pokok-pokok ajaran Islam dengan gaya penyajian yang dapat menolong para
pembaca dibebaskan dari kendala teknis dimaksud di atas.

Wednesday, May 16, 2012

Maddi Jane


Maddi Jane—13 tahun—telah memeriahkan You Tube dengan lagu-lagu Adele dan Jessie J. Lagu-lagunya telah dilihat hingga 145 juta kali di You Tube.

Lagu-lagunya pun sangat dinanti-nanti banyak penggemarnya, hingga pihak iTunes berani bekerja sama untuk penjualan lagu Maddi Jane secara online. Saat ini, Maddi Jane tengah sibuk menghadiri beberapa acara off air dan dia berharap bisa punya album sendiri.


Favoritku adalah saat dia menyanyikan Jar of Hearts-nya  Christina Perri. Suaranya, menurutku malah lebih indah dari penyanyi aslinya.

Thursday, May 10, 2012

Gereja Kristen Jawa Jakarta

Gereja Kristen Jawa Jakarta lahir pada 21 Juni 1942. Sejarahnya bisa ditelusuri di Perpustakaan Aksarakita GKJ Jakarta, Jl. Balaiputaka Timur no 1. Rawamangun. Jakarta Timur.

Lady Gaga dan FPI



Lady Gaga (Stefani Joanne Angelina Germanotta) di Indonesia baru-baru ini menjadi pembicaraan hangat. Pasalnya, ikon budaya pop abad ke-21 ini hendak menggelar konser di Senayan, 2 Juni 2012. Bukan hanya tiketnya yang mahal tapi ludes, melainkan terutama karena penolakan Front Pembela Islam (FPI) terhadap kehadiran Lady Gaga ini. FPI Menganggap kedatangan Lady Gaga bakal merusak moral orang Indonesia. Bahkan dalam kecamannya, mereka menganggap orang-orang yang telah membeli tiket konser tersebut, kondisi kerohaniannya patut diragukan.


Omong-omong, selain karier di musik, Gaga juga berkontribusi untuk berbagai kegiatan amal. Untuk bencana alam, Gaga telah berupaya dengan berbagai cara. Meski urung tampil dalam single "We Are The World 25" untuk mendukung korban gempa Haiti 2010, ia menyumbangkan hasil konsernya di Hall Radio City New York pada 24 Januari 2010. Semua keuntungan dari toko online resminya pada hari itu juga
disumbangkan. Gaga mengumumkan bahwa perkiraan total $ 500.000 dikumpulkan untuk dana tersebut.





Beberapa jam setelah gempa bumi dan tsunami melanda Jepang pada 11 Maret 2011, Gaga menulis pesan dan menampilkan link Japan Prayer Bracelets (JPB) di account tweeternya. Isi pesannya, semua pendapatan dari gelang yang ia dirancang dalam hubungannya dengan JPB disumbangkan untuk membantu korban gempa. Pada 29 Maret 2011, JPB mengumpulkan $ 1,5 juta. Pada tanggal 25 Juni 2011, Gaga tampil di acara amal MTV Jepang di Makuhari Messe, untuk mendukung Palang Merah Jepang.

Jadi daripada mengomentari dan menolak penampilannya yang kemungkinan besar tidak merusak ahlak orang Indonesia (bukankah banyaknya orang Indonesia yang menjarah negerinya sendiri triliunan, menunjukkan ahlaknya sudah parah?), lebih baik mengapresiasi apa saja yang telah dilakukan Lady Gaga demi kemanusiaan?


Karena ahlak bukan sekadar gaya berpakaian dan cara orang mengungkapkan ekspresi pribadi, melainkan pada apa saja yang jujur di dalam benak hati. 


Sayang Ayahnya
Untuk membuktikan rasa sayang dan hormatnya kepada ayahnya, Gaga mengabadikan sebuah tato berlambang hati dengan tulisan "dad" di dalamnya. Tato yang terletak di punggung kirinya itu dibuat pada tahun 2009 setelah ayahnya menjalani operasi jantung terbuka.

Sejumlah media mengatakan "mother monsters" ini memiliki sembilan tato, tapi beberapa sumber juga menyatakan Gaga saat ini memiliki belasan tato di bagian kiri tubuhnya.



Lady Gaga Rendah Hati

TEMPO.CO, Jakarta - Hingga saat ini belum ada kepastian dari pihak promotor Big Daddy Entertainment perihal pembatalan konser Lady Gaga yang berlangsung 3 Juni di Stadion Gelora Bung Karno.


Meskipun begitu, sosok Gaga yang low profile begitu melekat pada diri sang promotor yang diwakili oleh Arif. Biasanya untuk memperlancar jalannya konser, pihak promotor berkewajiban memenuhi riders (petunjuk dan aturan) yang diinginkan si artis. 


Lalu apa yang diminta Gaga ketika menganggukkan kepalanya untuk menggelar konser di Indonesia?


"Untuk artis sekelas dia, kita kaget juga dengan riders yang dia minta. Sangat mudah dan tidak merepotkan," kata Arif kepada Tempo, Senin 21 Mei 2012.


Lebih lanjut Arif mengatakan, kalau Gaga tipe artis yang terkenal humble. Di negara manapun dia tampil, dia tidak pernah merepotkan penyelenggaranya. 


"Dia begitu rendah hati dan sangat down to earth," ujar Arif.


Gaga yang terkenal sebagai penyanyi dan musisi bertalenta itu tidak pernah merasa dirinya sebagai artis kelas atas yang pongah. Arif memberikan contoh perihal kerendahan hati Gaga soal riders yang dia minta.


"Sebagai contohnya, dia meminta air minum. Dia tidak memberikan merek secara spesifik yang dia minta," jelas Arif. Sudah menjadi rahasia umum, jika artis internasional selalu mencari merek tertentu yang biasa dia pakai dan itu sering merepotkan promotor untuk mendapatkannya. 


"Padahal air minum itu salah satu yang penting untuk dipenuhi," kata Arif.


Perihal desain dan interior kamar hotel pun, Gaga tidak meminta secara khusus. Berbanding terbalik ketika diva Mariah Carey konser di Indonesia pada 2004. Pelantun Rainbow ini meminta kamar hotelnya dibuat dengan banyak ornamen kupu-kupu.


"Sejauh ini hanya itu riders yang kami terima dari manajemen Lady Gaga," kata Arif.

Wednesday, May 9, 2012

Seandainya Engkau di Sini

Seandainya engkau di sini
kuajak
melihat kunang-kunang berdansa mengarungi malam
mendengar burung hantu menangisi bulan
merasakan kelelawar mengejar sepoi angin
mengecap tetes embun
menghirup wangi dedaunan berebut oksigen
Seandainya

Tuesday, May 8, 2012

Jauh di Lubuk Hatiku

Jauh di Lubuk Hatiku
Tidak Mungkin Terungkap dengan Sekadar Kata

Jauh di Lubuk Hatiku
Seperti Mereka yang Melakukan Perjalanan Sangat Jauh
Hanya Angan yang Menjadi Kompas

Tidak Ada Khawatir Tersesat
Tidak akan
Sebab, Masih Ada Jalan Kembali
Masih Ada Kelokan

Mereka Tidak Khawatir Terlambat
Waktu Selalu Bersahabat dengan
Mereka yang Melakukan Perjalanan Sangat Jauh

Mereka Tidak Cemas Tidak Akan Sampai
Tidak
Sebelum Mereka Melangkah Pun
Mereka Sudah Sampai di Tujuan

Jauh di Lubuk Hatiku

Monday, May 7, 2012

Hujan

Hujan, apa kabarmu?
Aku ingat perjalanan panjang yang kau lakukan
Aku ingat perjuanganmu
Demi basah
Demi segar
Demi kehidupan
Terima kasih hujan