Thursday, August 9, 2012

Nyoman Sulastri karya Gerson Poyk


Judul                     : Nyoman Sulastri: Ketika Kata Hati Begitu Pasti …
Penulis                 : Gerson Poyk
Ukuran                 : 11 x 18 cm
Tebal                    : 240 hlm.
ISBN                     : 978-602-7688-01-8


Begitu lulus dari sekolah guru, Nyoman Sulastri tidak segera menjadi guru. Karena alasan praktis—membantu mencari penghasilan untuk adik-adiknya—dan idealis—ingin membangun sanggar seni—ia justru membuka warung minum di pinggir desa tempat tinggalnya. Warung itulah yang mempertemukannya dengan seorang pemuda bernama Hanibal, yang datang malam-malam dan hujan-hujan, tanpa uang dan meminta makan. Meskipun belum mengetahui siapa sesungguhnya pemuda itu, ia merasa hatinya tergetar dan merindukan. Sampai akhirnya ia tahu bahwa Hanibal adalah orang Jakarta yang sedang lari dari kehidupan keluarga, mempunyai banyak relasi orang terkenal, dan akhirnya mendirikan majalah seni dan budaya. Relasi tarik-ulur antara Sulastri dan Hanibal mewarnai bagian pertama novel ini.

Sementara itu, bagian kedua menceritakan kisah dengan tokoh yang sama sekali lain, tetapi akhirnya menjadi jelas bahwa itu adalah latar belakang kehidupan seorang Hanibal. 

Buku ini adalah edisi baru Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal -- terbit tahun 1988. Dulu diterbitkan Pustaka Karya Grafika Utama, 1988 - 155 halaman. Kini diterbitkan ulang Libri (imprint BPK Gunung Mulia).

GERSONPOYK
Dilahirkan di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, 16 Juni 1931. Peserta angkatan pertama dari Indonesia pada International Writing Program di Iowa University Amerika Serikat ini, memenangkan Hadiah Adinegoro pada 1985 dan 1986, dan SEA Write Award pada 1989. Novel dan kumpulan cerita pendeknya, antara lain: Hari-hari Pertama (1968), Sang Guru (1971), Matias Ankari (1975), Oleng-kemoleng & Surat-surat Cinta Rajaguguk (1975), Nostalgia Nusatenggara (1976), Jerat (1978), Cumbuan Sabana (1979), Seutas Benang Cinta (1982), Giring-giring (1982), Di Bawah Matahari Bali (1982), Requiem untuk Seorang Perempuan (1983), Anak Karang (1985), Doa Perkabungan (1987), Impian Nyoman Sulastri dan Hanibal (1988), Poti Wolo (1988).