Wednesday, December 19, 2012

Kucing Hitam dan Kucing Putih


Ucapan Deng Xiao Ping pada pertemuan partai pekerja China, 1961, di Guangzhou, ""It doesn't matter whether it's a white cat or a black, I think; a cat that catches mice is a good cat," jadi sangat terkenal. Ia tidak sekadar berbincang tentang binatang karnivora untuk membasmi binatang pengerat menyebalkan di rumah. Ia berbincang tentang perubahan pendekatan ekonomi bagi negara berpenduduk lebih dari 1,3 miliar.

Dan, entah ia memakai "kucing putih" atau "kucing hitam" akhirnya ekonomi berbuah drastis. Terbukti hingga sekarang. Entah ke depan?

Namun, pepatah yang sangat terkenal ini sepertinya menjadi lambang pragmatisme. Cenderung semacam sikap menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Jika tujuannya baik apakah berarti cara yang dilakukan boleh jahat? Karena sepertinya China mulai menghadapi masalah akibat keputusan tanpa penduli "kucing" itu.

Bagaimana dengan Indonesia?