Thursday, January 10, 2013

Danau Galilea

Danau Galilea menjadi setting banyak kejadian yang dicatat dalam Injil. Bagaimana tidak, Yesus berasal dari Nasaret, 20 km barat danau, murid-murid-Nya tinggal di Kapernaum di pesisir danau. Yesus memberi makan 5.000 orang (Mat. 14: 17-21), terjadi di sekitar danau ini. Petrus pernah merasakan menapaki permukaan danau (Mat 14: 26-33), Yesus meredakan badai (Luk. 8: 24), dan banyak lagi.

Danau air tawar yang jadi sumber mata air utama hampir seluruh wilayah Israel dan Palestina ini punya empat sebutan. Danau (Laut) Galilea atau Danau Tiberias (Yoh. 6:1). Semua daerah utara Samaria sampai perbatasan kaki Gunung Hermon disebut Galilea. Nama Tiberias karena di pantai barat danau, berdiri kota Tiberias untuk menghormati Kaisar Tiberius. Lukas menyebutnya Danau Genesaret (Luk. 5:1) atau Laut Genesaret, mengacu pada nama salah satu desa di utara Tiberias. Dalam bahasa Ibrani, danau ini disebut "Laut Kineret" atau dieja sebagai "Kinnereth" (Bil. 34:11; Yos. 13: 27). Nama ini mungkin berasal dari kata Ibrani “kinnor” yang berarti "harpa" atau "kecapi", mengingat bentuk danau yang seperti kecapi atau harpa.


Yang menarik adalah, saat mendekati musim dingin, burung-burung dari berbagai spesies akan memenuhi kawasan Galilea ini. Pada musim-musim ini, jutaan burung-burung bermigrasi dari Eropa yang dingin ke selatan yang hangat. Salah satu perhentian, sebelum melanjutkan perjalanan ribuan kilometer adalah di wilayah Galilea, termasuk mengitari Danau Galilea ini. Pada bulan-bulan ini burung-burung akan sibuk terbang di atas danau yang penuh ikan. Mereka sibuk mengisi perut dengan berbagai ikan segar. Anda, yang berkesempatan berkunjung ke Danau Galilea dapat memberi makan burung-burung itu. Anda juga dapat belajar, di atas perahu yang menyusuri danau, tarian tradisional Yahudi-Hava Nagilla.